Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Polsek Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi Berhasil amankan buronan kasus penganiayaan dengan motif ingin memperoleh ilmu kebal, Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan Komisaris Alin Kuncoro, S.Pd mengatakan, pelaku berinisial A (24) menjadi buronan polisi selama 10 bulan setelah melukai pengendara motor bernama Rudini (29).

Saat korban melintas dengan sepeda motornya di Tanjakan Bukit Cinta, Jalan Raya Kodam Desa Sukadame, Cikarang Selatan pada Senin 27 November 2017 pukul 22.00, Akim memepet kendaraan Rudini.

Tersangka mengayunkan celurit ke arah rusuk korban hingga menusuk tulang rusuknya sepanjang 15 sentimeter, kondisi bercucuran darah, kata Alin, hingga korban sendiri menggunakan sepeda motornya. Namun, karena luka yang sangat parah, puluhan meter kemudian Rudini dan sepeda motornya tiba-tiba muncul di depan rumah makan Raja Bakso di sekitar lokasi.

Korban dibawa ke rumah sakit, karena luka yang cukup parah hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Pelaku mengaku mendalami ilmu kebal, dengan syarat harus membunuh 7 korban, namun baru 2 korban yang dibunuh, satu korban di Cikarang, satu korban lagi di Bogor.

Berdasarkan wangsit yang diterima pelaku, korban yang telah dibunuh kemudian dijilat darahnya, hal itu dilakukan agar memiliki ilmu kebal dan menguasai kawasan industri di Cikarang.

Alin menambahkan, akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan, dengan ancaman penjara di atas 5 tahun.(A.riri).