Medialiputanindonesia.com, (JAKARTA) – Pimpinan redaksi Medialiputanindonesia.com, Agus Pardesi yang juga Producer Executive News di Stasiun TV ANTV mengimbau semua wartawan media online yang tergabung di PT. Media Liputan Indonesia untuk mentaati regulasi pers. Regulasi tersebut bukan hanya terkait kelengkapan sesuai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999, Namun juga terkait dengan ketaatan perusahaan media dan wartawan atas peraturan dan imbauan Dewan Pers.

“Sudah kita instruksikan kepada seluruh jajaran redaksi dan wartawan untuk membenahi dan melengkapi persyaratan verifikasi faktual yang ditetapkan Dewan Pers, yakni terkait standar perusahaan pers juga kompetensi wartawan,” kata Agus Pardesi, ketika di temui di Studio news ANTV Kawasan Epicentrum, Jakarta, Kamis (06/12/2018) sore tadi.

Untuk mewujudkan pers sehat, kata Agus yang biasa di sapa “Cemonk”, salah satunya adalah dengan membenahi perusahaan pers untuk mengikuti ketentuan Dewan Pers. Selain itu, diupayakan semua jajaran Medialiputanindonesia.com agar memiliki wartawan yang berkompeten, salah satunya yakni dengan menyertakan wartawannya untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan  (red-UKW).

Pimpinan redaksi Medialiputanindonesia.com rencananya akan mengikut sertakan wartawannya UKW awal tahun 2019ini.

“Selama ini UKW menjadi eksklusif dan susah dijangkau oleh media-media kecil yang baru berkembang, Medialiputanindonesia.com mewajibkan dan merangkul semua jajaran redaksi untuk mendukung wartawan ber UKW. Rencana kita akan menjalin komunikasi dengan organisasi Pers seperti, PWI dan AJI untuk sama-sama meningkatkan kompetensi wartawan, salah satunya melalui UKW,” ujar Agus Pardesi.

Sebelumnya, seperti ramai di Berita kan, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengingatkan deadline perusahaan media untuk segera berbadan hukum, dan wartawan kompeten hingga batas waktu. Jika tidak media dan wartawan akan siap untuk tidak dilayani narasumber, dan akan berhadapan dengan hukum diluar UU Pers.

Pentingnya sertifikasi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan sebagai langkah meningkatkan SDM pers. Dewan Pers memberi tenggat waktu, semua wartawan harus tersertifikasi. Dan Wartawan harus berusaha meraih sertifikat itu.

Menurut Dewan Pers, bahkan untuk Pimred atau penanggung jawab media harus UKW tingkat Utama. Jika tidak kedepan tidak akan lagi dilayani sebagai pers, karena bukan Pers.

Media berbadan hukum, dengan wartawan kompeten menentukan kualitas media itu. Sehingga karya yang dihasilkan adalah karya jurnalistik, dan news room dapat benar-benar Independent.(A.riri).