Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Angota Kepolisian Sektor Cikarang Barat dari unit tertutup (red- intelkam) bersama anggota unit binmas/ bhabinkamtibmas melaksankan kegiatan monitoring perkembangan situasi di wilayah hukum Polsek Cikarang Barat Restro Bekasi berkaitan kejadian pembakaran bendera HTI di Garut, Jawa Barat.

“Dari hasil Lidik anggota kita di lapangan terhadap ormas GP Ansor, terpantau tidak ada pergerakan massa perlawanan terhadap adanya ormas islam FPI yang akan melakukan aksi ke Jakarta,”kata Kapolsek Cikarang Barat Kompol Hendrik Sitomorang, Kamis (25/10) pukul 11.00 Wib

Hendrik juga menjelaskan, bahwa pihak Kepolisian juga melakukan sambang terhadap Ketua GP Ansor Cikarang Barat. H Yamin Sanjaya, yang beralamat di Kp. Jarakosta Desa Danau Indah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Hal ini sebagai upaya yang di lakukan pihak Polsek Cikarang Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta menjalin komunikasi silaturahmi,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Cikarang Barat juga menyampaikan himbauan serta meyakinkan masyarakat, bahwa yang terjadi sebenarnya adalah pembakaran bendera HTI, bukan bendera tauhid, di harapkan agar tidak mudah terprovokasi dan tidak melakukan tindakan anarkis terhadap suatu tempat, barang atau pun kelompok tertentu,supaya situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cikarang Barat kondusif, dengan tidak mengaitkan adanya permasalahan di wilayah Garut ke Kabupaten Bekasi.

“Bahwa sesuai petunjuk pimpinan, kami telah berusaha semaksimal mungkin memberikan arahan, dengan langsung berkunjung / bersilaturahmi ketokoh – tokoh agama khususnya warga masyarakat cibitung dan cikarang barat, agar jangan sampai terprovokasi. Kita juga sampaikan kepada para tokoh agama tersebut, bahwa permasalahannya sudah di tangani oleh pihak kepolisian,”Kompol Hendrik Situmorang menandaskan.(A.Riri).