Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Asmah Zahira Adila (5) Anak penderita kanker stadium tiga bulan di bagian paha kaki kanan asal Kp Sayuran Rt 006/003 Kelurahan Kertasari kecamatan Pebayuran yang sempat di beritakan beberapa media online saat hendak di bawa ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo ( RSCM ) Jakarta oleh Kepala Puskesmas Pebayuran, Lurah Kertasari dan tim relawan Kesehatan Peran Serta Masyarakat (PSM) guna dilakukan pengobatan secara medis akhirnya tutup usia pada Kamis ( 29/11/2018) kemarin.

Kepala Puskesmas Pebayuran Heni Fatmasari menjelaskan dua pekan lalu, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo ( RSCM) Asmah dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat ( RSPAD) Gatot Subroto.

Menurut dokter RSPAD saat Asmah masi dirawat pihak dokter mengharuskan tindakan amputasi untuk menyelamatkan Asmah dari kanker ganas yang menggerogoti pahanya. tapi pihak keluarga menolak tindakan itu dan pulang secara paksa.

“Kankernya sudah menyerang ke mana-mana. Keluarga menolak amputasi di bagian paha ke bawah nantinya secara otomatis Asmah tidak punya kaki dan akhirnya Keluarga menolak, bahkan saat itu pihak keluarga pun sudah di jelaskan secara medis oleh pihak dokter RSPAD tapi pihak keluarga tetap menolak dan akhirnya asmah di bawa pulang paksa oleh orang tuanya,” terang Heni kepada Medialiputanindonesia.com, Jumat (30/11/2018).

Masih Kata Heni. “Sejak dua pekan itulah Asmah kembali di rumah dan tak menjalani pengobatan apapun. Padahal, amputasi bagian yang terkena kanker adalah satu-satunya untuk keselamatan Asmah”.

“Kita sudah upayakan yang terbaik. Dari konsul ke RSUD, ke Hermina. RSCM kita yang bawa, pakai ambulans kita dan tim kesehatan kita”.

Asmah dibawa ke RSCM pada 8 Oktober 2018. Anak itu mengidap kanker sejak Maret 2018 pada bagian paha kanan Sejak saat itu kanker makin membesar.(A.riri).