Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Menghadapi musim penghujan dan cegah banjir serta genangan air susulan, Pemerintah Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mengajak warganya melaksanakan kerja bakti pengurasan saluran air di beberapa perumahan di wilayah Cikarang Selatan.

Kegiatan ini dimotori langsung pihak Kecamatan Cikarang Selatan melalui Camat Cikarang Selatan Sopian Hadi yang sigap ketika warga beberapa perumahan di wilayahnya mengalami kebanjiran dan genangan air. Hal ini tertuang dalam surat edaran tertanggal 30 November 2018 dengan nomor 300/582/trantib, perihal permohonan pengerahan massa, yang ditandatangani langsung Camat Cikarang Selatan.

Saluran air (red-kali alam) yang berada di Perumahan Bumi Cikarang Makmur dan Permata Cikarang Selatan serta BIP yang cukup panjang, kerap menjadi penyebab banjir yang melanda perumahan tersebut. Puluhan warga dilibatkan dalam aksi bersih-bersih yang berlangsung selama satu hari ini.

Dengan dibantu menggunakan alat berat, mereka bahu membahu membersihkan saluran yang tersumbat sampah dan mengalami sedimentasi (pendangkalan). Harapannya, bisa meminimalisasi banjir dan genangan air saat musim hujan tiba.

“Kerja bakti ini dilakukan karena masuk musim penghujan. Warga digerakkan untuk kuras-kuras saluran air penyebab banjir,” terang Ketua RW 014, Darsono kepada Medialiputanindonesia.com, Sabtu (01/12) Siang tadi.

Menurut dia, kali alam perumahan saat ini kondisinya sudah memprihatinkan, dipadati lumpur dan sampah, belum lagi akibat longsoran. Dibutuhkan tenaga cukup banyak untuk melakukan pengurasan agar jalannya air menjadi lancar.

Tidak hanya di wilayah sendiri, pengurasan juga dilakukan ke saluran yang masuk wilayah perumahan Permata Cikarang Selatan. Pasalnya, upaya membersihkan saluran air harus dilakukan secara menyeluruh.

“Pengurasan sampai saluran di wilayah perumahan tetangga.  Secara masif agar air tidak meluap dan menyebabkan banjir,” kata dia.

Darsono berharap, aksi itu tidak hanya untuk mengurangi risiko banjir, tapi juga bermanfaat bagi para warga perumahan. Sebab, saluran yang dibersihkan juga berfungsi untuk irigasi sawah yang ada di sekitar perumahan. Jika tersumbat akan mempengaruhi debit air untuk sawah.

Di samping melakukan pembersihan saluran, warga selalu diminta agar tidak membuang sampah sembarangan terutama di saluran air dan kali alam. Karena sampah menjadi salah satu penyebab lain sedimentasi sungai yang berakibat banjir.

“Kerja bakti sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia. Ada yang teragenda, ada juga spontanitas jika melihat keadaan saluran air kotor atau penuh dengan sampah apa lagi mengalami pendangkalan akibat longsoran tanah,’’ tuturnya. (A.riri)