Lapas Pemuda Tangerang

MLI Tangerang – Oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang dinilai melecehkan awak media secara verbal.

Kejadian ini diketahui saat anak dari salah satu wartawan rakyamerdekanews.com hendak bebas setelah menjalani masa hukuman atas tindakan penganiayaan.

“Saat saya hendak keluar, saya ditahan dulu dan salah satu pegawai Lapas mengatakan, sebelum kamu keluar gerbang dari Lapas ini kamu belum bebas” ujar GG menirukan perkataan pegawai Lapas.

Lebih lanjut oknum pegawai tersebut mengatakan bahwa orang tuanya telah membuat heboh Lapas, dan menanyakan orang tua nya kerja apa.

“Saya jawab ibu saya seorang wartawan” kata GG

Yang lebih mengagetkan lagi, oknum yang diketahui bernama Syarpan melontarkan kata-kata yang dinilai melecehkan profesi awak media.

“Ooh…wartawan bodrek ya” ujar GG menirukan kata-kata oknum tersebut.

Terkait kejadian tersebut Garda Tipikor Indonesia (GTI) menyayangkan sikap oknum pegawai Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

“Kami sangat menyayangkan ucapan yang dilontarkan oleh oknum tersebut yang tidak menghargai profesi awak media” ujar Agung AL, Ketua bidang investigasi GTI, di Jakarta, Senin (6/5).

Agung berharap Kalapas mengedepankan pendekatan yang humanis terhadap semua penghuni Lapas dan memberikan pendidikan etika terhadap pegawainya.

“Kami harap Kalapas memberikan pendidikan etika kepada pegawainya agar tidak sembarangan menilai seseorang dan diharapkan oknum tersebut segera mencabut ucapannya yang melecehkan profesi” pungkasnya. (Ev/Mon/Red)