Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi dan mengamankan sejumlah dokumen dari beberapa ruangan DPMPTSP.

Penggeledahan yang dimulai sejak 14.15 WIB hingga 21.30 WIB, KPK berhasil mengamankan lima dus dan tiga koper dokumen, satu unit Komputer, serta dua keping Compact Disc (CD). Hal ini diungkapkan Kabid Penanaman Modal dan Perizinan DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Muhammad Said usai mendampingi KPK. Rabu (17/10/2018) malam.

Dokumen yang dimaksud, kata Said, yakni meliputi IMB Meikarta yang telah dikeluarkan, salinan Perbup nomor 37 Tahun 2017 tentang pelimpahan kewenangan ke DPMPTSP, undangan rapat, absensi rapat, notulensi rapat, kronologis tentang Meikarta serta dokumen-dokumen terkait Meikarta.

“Pada prinsipnya kita kooperatif dengan penyidik KPK untuk memberikan informasi dan dokumen yang dibutuhkan. Semua data-data yang terkait kasus perijinan Meikarta kita berikan yang berkaitan dengan domain kita yaitu IMB,” ungkapnya.

Menurut pengakuannya, sejumlah ruangan yang digeledah meliputi ruangan kepala dinas, sekretaris dinas, bidang tataruang dan bangunan, serta bidang penanaman modal.

Perlu diketahui, hingga saat ini DPMPTSP telah mengeluarkan Ijin prinsip untuk mega proyek Meikarta sebanyak 53 Unit Tower yang semula hanya 26 Unit Tower diatas lahan 84,3 Hektar yang sudah memiliki Ijin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT), namun hanya 24 Unit Tower yang telah mengantungi IMB. (A.riri).