Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Langkah Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menjadi Plt Bupati Bekasi bakal berjalan mulus.

Menyusul penetapan tersangka Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin terkait kasus perizinan Meikarta, Senin (15/10).

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku bakal segera menetapkan plt pengganti Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin. Namun, dirinya menunggu keputusan KPK untuk status penahanannya.

Hal itu sesuai amanat Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemerintah Daerah. Pasal 65 ayat 4 aturan itu menyatakan dalam hal kepala daerah sedang menjalani masa tahanan atau berhalangan sementara, maka wakil kepala daerah melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah.

“Kami masih menunggu keputan KPK, mungkin siang ini bisa kami sampaikan kepada Gubernur Jabar untuk segera menunjuk, Plt” kata dia, Selasa (16/10).

Artinya posisi, sambung Thajo, pelantikan plt Bupati Eka menunggu status Neneng dalam kasus korupsi yang menjeratnya memiliki kekuatan hukum tetap.

Sebelumnya, Thahjo menyayangkan masih ada kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Padahal, Kemendagri sering memperingatkan agar para kepala daerah waspada terhadap area rawan korupsi.

Neneng diduga menerima suap terkait proyek perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Neneng diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group.(A.riri).