Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Kepolisian Sektor Sukatani, Jajaran Kepolisian Resort Metro Bekasi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku pembacokan yang menewaskan Luki Sarahman 26 th di Jl. Raya Pulo Sirih, Desa Sukajadi Kecamatan Sukakarya beberapa waktu lalu.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Sukrisno membenarkan hal itu. Menurutnya, petugas gabungan dari Polres Metro Bekasi dan Polsek Sukatani masih mendalami kasus tersebut untuk menangkap pelakunya.

“Kasusnya ditangani team gabungan Polres dan Polsek Sukatani. Skala prioritas tentu mengungkap dan menangkap pelakunya,” kata Kompol Sukrisno, Sabtu (17/11) malam.

Kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui awal kejadian. Namun dari saksi yang dimintai keterangan tersebut belum mampu memberikan titik terang.

Sebagaimana diketahui, Luki Sarahman warga Kp. Bakung Kidul  RT 002/004 Desa Karang Patri Kecamatan Pebayuran tewas dibacok orang tak dikenal di Jl. Raya Pulo Sirih, Kecamatan Sukakarya, Kamis (15/11) malam.

Peristiwa ini bermula ketika Luki Sarahman (26) dan rekannya, yakni Aang Kunaepih 19th berada dalam perjalanan pulang ke rumah usai berjualan di daerah Kayuringin, Bekasi Selatan, Kota Bekasi menggunakan satu unit sepeda motor.

Saat melintas di lokasi kejadian, keduanya dipepet oleh dua orang tak dikenal yang menggunakan sepeda motor berwarana hitam orange. Satu diantara mereka, menendang bagian knalpot sepeda motor korban sebanyak dua kali hingga akhirnya sepeda motor korban oleng dan terjatuh.

“Teman saya (Luki Sarahman -red) tertindih sepeda motor kemudian salah satu dari pelaku mengeluarkan celurit sementara saya lari ketengah sawah menyelematkan diri,” kata Aaang Kunaepih, Jum’at (16/11).

Setelah merasa aman, Aang kembali mendatangi lokasi dan menghampiri Luki Sarahman yang sudah terkapar dengan luka dibagian perut. Meski sudah meminta bantuan kepada para pengendara yang melintas di sekitar lokasi, tak satupun yang berhenti. Beruntung tak lama berselang ada rekannya, yakni Loco melintas dan berhenti untuk memberikan petolongan kemudian membawa LS ke rumah sakit Kasih Insani Sukatani.

Namun malang, setibanya di rumah sakit, Luki Sarahman diketahui sudah tidak bernyawa.

Aang berharap pelaku dapat segera tertangkap dan diberi hukuman yang setimpal. “Saya mohon kepada bapak-bapak polisi Polsek Sukatani dan Polres Metro Bekasi segera menangkap pelaku,” ungkapnya.(A.riri/Mul).