Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Pertarungan Politik Pemilihan Umum Legistif dilaksanakan serentak pada tanggal 17 April 2019 mendatang, dan dipastikan bakal di isi oleh Caleg Legislatif Muda alias Wajah Baru.

Dikatakan Anwar Uban, Ketua DPC Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Kabupaten Bekasi, peluang wakil rakyat yang akan duduk di kursi DPRD Kabupaten Bekasi 70% Wajah Baru, hal ini dikatakannya, dinilai buruknya kinerja Wakil Rakyat periode 2014 – 2019 sehingga kami menilainya gagal.

Selain Sumber Daya Manusia (SDM) Masyarakat Kabupaten Bekasi yang terus meningkat, dan mulai melek dalam berpolitik, terutama pada Pemilih Pemula. Wakil Rakyat terpilih merupakan amanah dan kepercayaan masyarakat, demi tercapainya tujuan, Visi dan Misi Kabupaten Bekasi yang sejahtera.

Buruknya Pembangunan Infrastruktur yang tidak merata, rusaknya Tata Ruang dan Pemukiman (lahan pertanian yang di manipulasi menjadi zona kuning) minimnya perhatian terhadap dunia pendidikan dan terus meningkatnya angka penganguran, sedangkan Kabupaten Bekasi, merupakan salah satu Kawasan Industri terbesar di Asia.

Kami berharap kepada wakil rakyat yang terpilih, benar benar memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan dan harapan masyarakat Bekasi. Fungsi Wakil Rakyat benar benar menjadi ujung tombak kepercayaan dan amanah yang benar benar harus di jaga dan di jalankan dengan sepenuh hati.

Seorang wakil rakyat memang sudah digariskan fungsinya sebagai pembuat peraturan perundang-undangan (legislasi), penganggaran (budgeting) dan fungsi pengawasan. Oleh karena itu, wakil rakyat tersebut diharapkan mampu menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsinya. Dengan kata lain wakil rakyat harus mampu memperjuangkan sebuah kebijakan atau produk hukum yang nantinya dapat menghasilkan sesuatu yang benar-benar hidup ditengah masyarakat. Begitu juga sebagai pengawas harus dapat memastikan kebijakan yang dihasilkan dapat bermanfaat dan tidak terlahir secara percuma(A.riri/Anwar.S)