Medialiputanindonesia.com, (BEKASI) – Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan memproses penyidikan dan olah TKP terhadap tersangka bernama Akim Alias Arab, Warga Kabupaten Bekasi Jawa Barat, serta melaksanakan Giat Rekontruksi dalam Perkara Penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia pasal 351 ayat (3) sub 355 ayat (3) KUHP, Kamis (01/11) pagi.

Turut hadir dalam undangan pada saat rekontruksi Kanit Reskrim Iptu Jefri, SH, Panit Opsnal Aiptu Jhonson beserta anggota opsnal, Panit riksa Aiptu Iskandar beserta anggota, Pengacara Tersangka Ahmad Yani, SH, Jaksa penuntut umum Cikarang Pristo, SH,MH, para saksi dan tersangka Akim alias Arab serta Korban (peran pengganti).

Ia diduga melakukan penganiayaan terhadap Rudini, di Jln.Raya Serang tepatnya tanjakan bukit cinta, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, hingga akhirnya tewas di rumah sakit. Penangkapan tersangka dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan tak lama usai kejadian.

“Untuk giat Rekontruksi dilaksanakan mulai pukul 10.00 wib s/d 12.00 wib di lokasi TKP dan berjalan lancar tanpa ada hambatan, tersangka dan para saksi dalam menerangkan dan dalam peragaan rekontruksi sesuai dengan keterangannya di dalam BAP yang diberikan kepada penyidik,”Kata Kanit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Iptu Jefri, SH siang tadi selesai rekontruksi.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Iptu Jefri, mengatakan, peristiwa begitu cepat di Jln.Raya Serang tepatnya tanjakan bukit cinta, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

“Awalnya berupa penganiayaan dengan menyebabkan korban luka, namun kami dapat informasi bahwa korban meninggal dunia di Rumah sakit,” jelasnya kepada Medialiputanindonesia.com.

Dari kabar tersebut, pihaknya meningkatkan pasal untuk menjerat tersangka. Yakni dari Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan menyebabkan luka berat menjadi Pasal 351 ayat 3 KUHP menyebabkan korban meninggal dunia.

Penyidikan terus dilakukan kepada tersangka disertai dengan bahan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.Dia menyimpulkan, motif tersangka untuk melakukan tindakannya adalah kesengajaan.(A.riri).