MediaLiputanIndonesia.com, (Lampung Selatan) -, Kisah Pengusiran dan Intimidasi terulang kembali, kali ini terjadi pada wartawan medialiputanindonesia.com yang bertugas di wilayah Lampung Selatan oleh Preman atau antek-antek suruhan Kades di desa Wawasan, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu (30/12/2018).

Pihak redaksi mendapat informasi bahwa salah satu Korwil Lampung Selatan yang bernama Muntiri (39), mendapatkan intimidasi dan pengusiran secara tidak langsung saat akan mengkonfirmasikan terkait anggaran dana desa yang baru selesai 50%, namun sebelum sampai menanyakan hal itu sudah menapih alih ke perbuatan tidak menyenangkan dan berlanjut pengusiran secara tidak langsung.

Menurut keterangan Muntiri kepada redaksi bahwa sanya, ia hanya ingin menanyakan hal pekerjaan itu tapi malah berujung ke perbuatan yang tidak mengenakan malah yang diterimanya.

“Awal mulanya Saya datang ke rumah Agus (Kepala Desa Wawasan/Kades) untuk konfirmasi perihal pekerjaan dana desa yang baru dikerjakan 50%, padahal ini sudah akhir tahun 2018 dan secara cor betonnya itu pekerjaannya 7 pasir, 6 koral, 1 sak semen. Akan tetapi sebelum sempat mengutarakannya malah justru mendapatkan hujatan, intimidasi dan pengusiran secara tidak langsung .Oleh orang suruhan Kades tersebut”. Ungkap Muntiri.

Lanjutnya, “Orang suruhan Kades itu bernama Joni (40), yang terduga Preman suruhan Kades untuk mengusir dengan segala cara agar saya pergi, Namun cara pengusirannya itu sangat arogan sekali sambil mengintimidasi serta merampas Handphone dan Id Card Pers, sehingga mengakibatkan lecet pada jari manis saya”, Terangnya sambil nunjukkan rekaman Video nya pada redaksi.

Akibat hal tersebut, Koordinator Wilayah Lampung Selatan tersebut melakukan Visum dan Melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Bintang dengan Laporan Polisi :

Nomor LP/B-1184/XII/2018/SPK/POLSEK TANJUNG BINTANG/POLRES LAMSEL. Tanggal 31 Desember 2018.

Penulis : Hanafi.
Editor : Redaksi.