MedialiputanIndonesia.com, (BEKASI) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah mendorong agar Jawa Barat benar-benar bisa bersih dari praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Salah satunya, melalui pengoptimalan Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli).

Penguatan Satgas Saber Pungli ini juga tengah dilakukan di daerah lainnya di Jawa Barat. Salah satunya di Kabupaten Bekasi.

Ketua Satgas Saber Pungli Kabupaten Bekasi, AKBP Luthfie Sulistiawan mengaku tengah membangun sinergi antar seluruh kelompok kerja Tim Satgas Saber Pungli. Hal ini dilakukan guna memperkuat pencegahan terjadinya praktik pungli di Kabupaten Bekasi.

“Untuk saat ini, kita sedang fokus bagaimana membangun sinergi antara Pemda Kabupaten Bekasi dengan Kejaksaan untuk memperkuat upaya-upaya, atau langkah-langkah yang lebih mengarah kepada kegiatan preventif,” kata AKBP Luthfie Sulistiawan, saat ditemui usai menghadiri upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 tingkat Kabupaten Bekasi, Senin (29/10) kemarin.

Menurut pria yang juga menjabata sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resort Metro Bekasi ini, upaya pencegahan sangat penting dilakukan sehingga diharapkan bisa menekan paraktik pungli di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Jadi memang kegiatan preventif itu yang akan kita optimalkan dibandingkan dengan penindakan. Kalau preventif sudah optimal mudah-mudah mudahan (perbuatan pungli-red) bisa diminimalisir,” ucapnya.

Untuk diketahui, sejak dibentuk pada Februari 2017 silam, Satgas Saber Pungli Kabupaten Bekasi telah banyak menerima laporan. Umumnya, laporan yang diterima terkait dengan dugaan pungutan liar di bidang pelayanan publik.

Laporan pungli itu banyak diterima dari masyarakat baik melalui pesan singkat hingga surat. Seluruh laporan itu pun telah ditindaklanjuti dengan menurunkan personel intelijen.

“Laporan banyak yang masuk. Kami telusuri laporan itu dan kami terjunkan personel intelijen,” katanya. (A.riri/BC)