Liputan Jakarta – Komisi Kejaksaan RI (Komjak) menerima pengaduan dari warga Kabupaten Bekasi, terkait adanya temuan surat untuk penyelenggaraan suatu turnamen futsal yang di dalamnya bertuliskan permohonan bantuan terdapat nama lengkap dan jabatan salah satu pejabat Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

Selain surat, juga terdapat proposal yang didalamnya tertulis nama lengkap dan jabatan serta tanda tangan salah satu pejabat Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi tersebut.

Kepala Subbagian (Kasubag) Pelayanan Teknis Komisi Kejaksaan, Yama AR mengungkapkan, setelah menerima pengaduan dari masyarakat tersebut, aduan segera ditelaah dan dibahas bersama 9 komisioner.

“Pengaduan dari masyarakat ini akan dibahas oleh Pokja kemudian kita rapat pleno dan selanjutnya dibahas kembali bersama 9 komisioner. Komjak yang menentukan dan bisa menjawab hasil dari pengaduan masyarakat,” ungkapnya.

Yama juga menjelaskan, untuk wilayah pengaduan yang berasal dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, nantinya ditangani bapak Sumarno.

“Dalam pengaduan ini, kita sudah berikan tanda terima pengaduan. Pengaduan ini akan kita tindak lanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku disini.Kebetulan wilayah Kabupaten Bekasi masuk Jawa Barat nanti ditangani pak Sumarno,” jelasnya.

Terkait dengan pengaduan tersebut, Yama menegaskan agar masyarakat jangan khawatir dengan kinerja Komisi Kejaksaan. Kerena setiap pengaduan akan segera ditindak lanjuti. Jika dalam prosesnya ditemukan pelanggaran maka dipastikan pejabat Kejari Kabupaten Bekasi akan diperiksa.

“Pokoknya jangan khawatir, kita akan menindak lanjuti pengaduan ini. Bilamana hasil dari investigasi komisioner menemukan adanya temuan dan dipadukan dengan hasil masukan dari pelapor adanya pelanggaran atau kesalahan, maka akan diadakan pemeriksaan. Nah, hasil pemeriksaan ini derajatnya lebih tinggi bila ditemukan adanya kesalahan.Namun, untuk menentukan jawabannya hanya komisioner yang bisa memutuskan,” tegasnya.

Terpisah, petugas pos pelayanan hukum dan penerimaan pengaduan masyarakat (PPH dan PPM) Kejaksaan Agung RI, Ratna K.R menyebutkan, surat aduan dari warga Kabupaten Bekasi prosesnya sudah berjalan, dan surat tersebut sudah disampaikan ke pimpinan dan akan di follow up.

“Surat laporan sudah di proses dan disampaikan ke pimpinan. Setelah itu nanti ada kabar dari pimpinan saya, nah nanti akan saya kabarin kepada yang si pelapor,” ringkasnya. (A.Riri).